Mengawali tahun baru, organisasi Pengusaha Bela Bangsa langsung “menyalakan kembali” semangat kerja dengan kegiatan sosial. Bersama ketua umum Trisya Suherman atau biasa yang di sapa dengan mba Ica beserta para pembina, pengurus, hingga jejaring daerah, mereka menggelar aksi berbagi untuk ratusan anak yatim di sebuah yayasan yang menaungi sekitar 100 anak.
Kegiatan ini berawal dari obrolan santai di internal DPP Pengusaha Bela Bangsa. Setelah mendapat arahan dari para pembina agar tahun baru diawali dengan kegiatan positif, koordinasi pun langsung dilakukan. Dukungan mengalir dari DPD, pembina, hingga pengurus, akhirnya agenda berbagi lah yangdapat terlaksana.
“Alhamdulillah, teman-teman langsung kompak. Siapa yang mau ikut bantu, langsung kita koordinasiin. Jadilah kegiatan ini,” ujar Trisya Suherman.
Meski mengusung semangat tahun baru, kegiatan berbagi ini sejatinya bukan yang pertama kali dilakukan. Pengusaha Bela Bangsa memang dikenal rutin turun langsung ke masyarakat, termasuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Dalam acara kali ini, anak-anak diajak berdoa bersama, menerima hadiah, hingga mengikuti berbagai permainan yang membuat suasana semakin hangat dan ceria.
Untuk menyemarakkan acara, Pengusaha Bela Bangsa juga bekerja sama dengan komunitas Giving Friday atau Jumat Berkah. Sejumlah relawan dikerahkan untuk menghibur anak-anak melalui permainan indoor seperti bernyanyi, permainan kelereng, hingga berbagai games edukatif. Konsep kegiatan pun disesuaikan dengan lokasi agar tetap aman dan menyenangkan.
“Kita bikin acaranya rapi dan terarah. Ada pemandu game juga supaya anak-anak bisa ikut dengan tertib dan happy,” ungkapnya.
Ke depan, tempat ini juga disiapkan untuk berbagai agenda sosial lain, seperti buka puasa bersama hingga perayaan ulang tahun anak-anak yayasan. Namun khusus di awal tahun ini, kegiatan berbagi dipilih sebagai simbol pembuka langkah Pengusaha Bela Bangsa di tahun yang baru.
Harapannya, organisasi ini semakin solid dan para anggotanya terus bertumbuh, baik secara usaha maupun kebahagiaan. “Kalau pengusahanya makin sukses dan bahagia, insyaallah kita bisa makin sering berbagi dan menyenangkan anak-anak yatim,” lanjutnya.
Saat ini, Pengusaha Bela Bangsa menaungi ratusan ribu pengusaha dari berbagai daerah. Organisasi ini lahir dari semangat kebersamaan para pengusaha swasta yang sejak 2019 aktif dalam dinamika demokrasi nasional. Setelah melalui berbagai fase dan dukungan politik, kini Pengusaha Bela Bangsa fokus menjaga eksistensi organisasi melalui kegiatan sosial, sosialisasi program, hingga membantu meredam hoaks di tengah masyarakat.

