Jakarta — Ramadan 2026 seharusnya menjadi momen istimewa bagi Ria Ricis. Ia telah menyiapkan diri untuk menjalani ibadah umrah, berharap bisa merasakan suasana spiritual di Tanah Suci pada bulan penuh berkah. Namun rencana tersebut mendadak batal setelah muncul persoalan dengan pihak travel yang mengurus keberangkatannya.
Ricis disebut telah melunasi dan mengikuti prosedur yang diminta. Akan tetapi, menjelang jadwal keberangkatan, muncul kendala administratif yang membuat proses perjalanan tak bisa dilanjutkan. Situasi itu pun diduga berkaitan dengan kelalaian atau ketidakjelasan dari pihak agen perjalanan.
Alih-alih meluapkan emosi, Ricis memilih bersikap tenang. Ia menyadari bahwa ibadah adalah soal kesiapan hati dan izin dari Allah. Meski kecewa, ia mencoba melihat peristiwa ini sebagai bagian dari ujian yang harus dijalani.
Kasus ini kembali menjadi sorotan karena terjadi di momen Ramadan, periode yang kerap dipadati calon jamaah umrah. Tingginya minat masyarakat sering kali dimanfaatkan oleh oknum travel yang tidak profesional, sehingga calon jamaah dirugikan secara materi maupun mental.
Hingga kini, Ricis masih berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik. Ia pun berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi banyak orang agar lebih selektif dan memastikan legalitas biro perjalanan sebelum memutuskan berangkat ke Tanah Suci.
Bagi Ricis, kegagalan berangkat tahun ini bukan akhir dari niatnya. Ia tetap menyimpan harapan bisa menunaikan umrah di waktu yang lebih tepat. (Silvia Andriani)

