Kamis, September 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Selebtoday.com
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    Adinda Azani Jadi Gadis Desa di Sinetron ‘Cinta Seluas Samudra

    Adinda Azani Jadi Gadis Desa di Sinetron ‘Cinta Seluas Samudra

    Yama Carlos dan Catherine Wilson Jadi “Sekolah Akting” bagi Pemain Muda di Film Last Witness

    Yama Carlos dan Catherine Wilson Jadi “Sekolah Akting” bagi Pemain Muda di Film Last Witness

    Kalau Hidup Bisa Diperbaiki, Sejauh Apa Seseorang Akan Mencobanya?FILM KETOK MEJIK Siap Mengajak Penonton Menemukan Jawabannya di Bioskop

    Kalau Hidup Bisa Diperbaiki, Sejauh Apa Seseorang Akan Mencobanya?FILM KETOK MEJIK Siap Mengajak Penonton Menemukan Jawabannya di Bioskop

    Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

    Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

    Film Siti si Vampir Rilis Official First Look, Ketika Gadis Biasa Jadi Vampir Luar Biasa

    Film Siti si Vampir Rilis Official First Look, Ketika Gadis Biasa Jadi Vampir Luar Biasa

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    Adinda Azani Jadi Gadis Desa di Sinetron ‘Cinta Seluas Samudra

    Adinda Azani Jadi Gadis Desa di Sinetron ‘Cinta Seluas Samudra

    Yama Carlos dan Catherine Wilson Jadi “Sekolah Akting” bagi Pemain Muda di Film Last Witness

    Yama Carlos dan Catherine Wilson Jadi “Sekolah Akting” bagi Pemain Muda di Film Last Witness

    Kalau Hidup Bisa Diperbaiki, Sejauh Apa Seseorang Akan Mencobanya?FILM KETOK MEJIK Siap Mengajak Penonton Menemukan Jawabannya di Bioskop

    Kalau Hidup Bisa Diperbaiki, Sejauh Apa Seseorang Akan Mencobanya?FILM KETOK MEJIK Siap Mengajak Penonton Menemukan Jawabannya di Bioskop

    Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

    Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

    Film Siti si Vampir Rilis Official First Look, Ketika Gadis Biasa Jadi Vampir Luar Biasa

    Film Siti si Vampir Rilis Official First Look, Ketika Gadis Biasa Jadi Vampir Luar Biasa

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
No Result
View All Result
Selebtoday.com
No Result
View All Result
Home Musik

Wahyu WHL Tinggalkan Lagu Pop, Pilih Hidupkan Kembali Musik Anak-anak

by Redaksi Seleb
8 Agustus 2026
in Musik
Reading Time: 2 mins read
0
Wahyu WHL Tinggalkan Lagu Pop, Pilih Hidupkan Kembali Musik Anak-anak

Jakarta, – Pencipta lagu pop Wahyu WHL kini memilih jalur berbeda dalam berkarya.

Setelah bertahun-tahun berkecimpung di industri musik dan sempat banyak menggarap lagu pop hingga remix, Wahyu mulai serius menciptakan lagu khusus anak-anak.

Keputusan tersebut bukan datang secara tiba-tiba. Dalam sekitar lima tahun terakhir, Wahyu perlahan kembali mengeksplorasi musik anak-anak yang menurutnya memiliki tantangan sekaligus ruang kreativitas tersendiri.

Baca Juga

Dari Jember hingga TV China, Icha Yang Tekuni Musik Mandarin Sejak Usia 3,5 Tahun

Bukan Kemewahan, JJ Twins Temukan Makna Cinta dari Hoodie dan Secangkir Teh Lewat “Back To You”

Di Usia 64 Tahun, Ozy Tetap Aktif di Panggung, Lagu Mandarin Jadi Warna Drama Musikal Si Manis Jembatan Ancol

“Setelah sekian lama membuat musik, saya banyak beralih ke remix. Kemudian tiba-tiba saya coba kembali ke lagu anak-anak. Ternyata berjalan dan banyak juga yang ikut,” ujar Wahyu WHL.

Menurutnya, membuat lagu anak-anak tidak bisa disamakan dengan menciptakan lagu pop. Ada karakter khusus yang harus diperhatikan, mulai dari pilihan kata, tema, melodi, hingga rentang usia pendengarnya.

Wahyu pun mulai membuat lagu dengan tema-tema sederhana yang dekat dengan dunia anak, seperti alam dan binatang. Salah satu karya terbarunya berjudul “Balon Warna-warni”, yang ditujukan untuk anak-anak usia sekitar 5 hingga 6 tahun.

“Lagu pop dan lagu anak-anak pasti berbeda. Sekarang kita mulai memikirkan bagaimana membuat anak suka dengan lagunya. Temanya bisa tentang malam, alam, binatang, dan hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka,” katanya.

Tak berhenti di kelompok usia 5-6 tahun, Wahyu juga berencana mengembangkan karya untuk anak yang lebih kecil, termasuk usia sekitar dua tahun. Baginya, setiap kelompok usia membutuhkan pendekatan musik yang berbeda agar pesan lagu bisa diterima dengan baik.

Langkah Wahyu juga menjadi bagian dari keprihatinannya terhadap semakin terbatasnya pilihan lagu yang benar-benar dibuat untuk anak-anak. Ia berharap anak-anak kembali memiliki lagu sendiri dan tidak harus menyanyikan lagu yang sebenarnya ditujukan untuk orang dewasa.

“Harapan saya, biarkan anak-anak menyanyikan lagunya sendiri. Jangan sampai anak-anak menyanyikan lagu dewasa seperti yang terjadi di era sebelumnya. Anak-anak harus punya lagu sendiri,” tegasnya.

Wahyu melihat kehadiran platform digital justru bisa menjadi peluang besar untuk mengembalikan kejayaan musik anak-anak. Lagu-lagu tersebut kini dapat lebih mudah ditemukan dan didengarkan melalui berbagai platform digital tanpa harus bergantung sepenuhnya pada industri musik konvensional.

Ia berharap semakin banyak pencipta lagu dan pelaku industri yang mau kembali memberikan ruang bagi musik anak-anak. Bahkan, momentum Hari Anak Nasional menurutnya bisa menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali lagu-lagu anak sekaligus memperkenalkan karya-karya baru.

“Kalau bisa memang digalakkan. Saat Hari Anak Nasional, lagu-lagu anak bisa kembali diangkat dan diperkenalkan. Kita coba hidupkan lagi musik anak-anak,” pungkas Wahyu.silviaandriani.

Tags: Musik Anak-anakPilih HidupkanTinggalkan Lagu PopWahyu WHL

Baca Juga

Dari Jember hingga TV China, Icha Yang Tekuni Musik Mandarin Sejak Usia 3,5 Tahun

Dari Jember hingga TV China, Icha Yang Tekuni Musik Mandarin Sejak Usia 3,5 Tahun

by Redaksi Seleb
4 September 2026

Jakarta — Perjalanan Icha Yang menjadi penyanyi profesional berawal dari kegemarannya bernyanyi sejak usia dini. Penyanyi kelahiran Jember, Jawa Timur,...

Bukan Kemewahan, JJ Twins Temukan Makna Cinta dari Hoodie dan Secangkir Teh Lewat “Back To You”

Bukan Kemewahan, JJ Twins Temukan Makna Cinta dari Hoodie dan Secangkir Teh Lewat “Back To You”

by Redaksi Seleb
30 Agustus 2026

  JAKARTA — Cinta tidak selalu harus digambarkan melalui momen besar dan romantis. Bagi duo penyanyi asal Sri Lanka, JJ...

Di Usia 64 Tahun, Ozy Tetap Aktif di Panggung, Lagu Mandarin Jadi Warna Drama Musikal Si Manis Jembatan Ancol

Di Usia 64 Tahun, Ozy Tetap Aktif di Panggung, Lagu Mandarin Jadi Warna Drama Musikal Si Manis Jembatan Ancol

by Redaksi Seleb
18 Agustus 2026

JAKARTA – Usia bukan menjadi alasan bagi Ozy untuk mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan. Di usia 64 tahun, pemeran yang...

Ketika Musik Tak Hanya Didengar, Tapi Dihidupkan Lewat Visual

Ketika Musik Tak Hanya Didengar, Tapi Dihidupkan Lewat Visual

by Redaksi Seleb
16 Agustus 2026

Jakarta - Musik tak lagi hanya soal suara. Di tengah perkembangan teknologi digital, musik juga semakin erat dengan visual, fotografi...

Detania Bawa Warna Hip Hop ke Festival Film Horor, Bidik Peluang Jadi Pengisi Soundtrack

Detania Bawa Warna Hip Hop ke Festival Film Horor, Bidik Peluang Jadi Pengisi Soundtrack

by Redaksi Seleb
14 Agustus 2026

Jakarta, - Duo penyanyi yang tergabung dalam grup Detania ikut meramaikan festival film horor dengan tampil sebagai bintang tamu sekaligus...

Icha Yang Jumpa Obbie Mesakh, Nyanyi Bareng hingga Buka Peluang Kerja Sama

Icha Yang Jumpa Obbie Mesakh, Nyanyi Bareng hingga Buka Peluang Kerja Sama

by Redaksi Seleb
11 Agustus 2026

Jakarta, - Pertemuan penyanyi Icha Yang dengan musisi senior Obbie Mesakh menjadi momen yang tak terlupakan. Bukan sekadar bertemu dan...

Next Post
Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

Komunitas Crypto hingga Film Dibidik Jadi Pasar Baru Penonton Bioskop

Discussion about this post

Recommended

Ayu Ting Ting Tutup 2024, Masih Status Tanpa Pendamping Hidup.

Ayu Ting Ting Tutup 2024, Masih Status Tanpa Pendamping Hidup.

2 tahun ago
Pisahkan Isu Koper dan Perkara NTB, Kuasa Hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Minta Publik Tak Campuradukkan Kasus

Pisahkan Isu Koper dan Perkara NTB, Kuasa Hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Minta Publik Tak Campuradukkan Kasus

7 bulan ago

Popular News

  • Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    Film Horor di Persimpangan Budaya dan Bisnis, Sineas Bicara Soal Pasar hingga Kreativitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adinda Azani Jadi Gadis Desa di Sinetron ‘Cinta Seluas Samudra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Myesha Bellvania Kaat Dapat Dukungan PPAPP Jakarta Timur, Siap Bersaing di Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aris Laporkan Dugaan Perzinaan, Bukti CCTV hingga Aset Diserahkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • De Sultan Bayar Dua Kali demi Pastikan DJ Panda Tetap Tampil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
  • Sehati
  • Ragam

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network