Jakarta – Band # DRIVE kembali menunjukkan eksplorasi musik mereka lewat perilisan “Mantra (English Version)”. Menariknya, meski memiliki tema yang sama, versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dari lagu tersebut ternyata menyimpan cerita yang berbeda.
Bhusdeq selaku komposer lagu mengungkapkan bahwa “Mantra” berbicara tentang “perekat” dalam sebuah hubungan cinta. Sosok perekat tak kasat mata yang membuat dua orang saling membutuhkan dan saling menyayangi.
Namun, kedua versi lagu itu hadir dengan sudut pandang berbeda. Versi Bahasa Inggris menceritakan fase awal hubungan ketika rasa cinta mulai tumbuh, sementara versi Bahasa Indonesia menggambarkan kisah cinta yang sudah berjalan dan mengalir lebih dalam.
Menurut Bhusdeq, ide membuat dua versi lagu muncul sejak awal proses penciptaan. Saat pertama kali memainkan lagu tersebut untuk personel lain, banyak ide lirik bermunculan hingga akhirnya lahir versi Indonesia dan Inggris sekaligus.
Dalam proses rekaman, seluruh personel DRIVE ikut terlibat mengembangkan lirik. Axl dan Dygo bahkan turut menyempurnakan penulisan di kedua versi lagu tersebut.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama DRIVE merilis lagu berbahasa Inggris. Sejak album keempat, band yang digawangi Axl, Bhusdeq, Dygo, dan Rudi itu sudah beberapa kali menghadirkan lagu bilingual maupun full English seperti “Undeniable”, “To Be In Love”, hingga “Love Can Be So Rough”.
Lewat “Mantra (English Version)”, DRIVE seolah ingin menegaskan identitas mereka sebagai band yang terus bereksperimen tanpa meninggalkan karakter musik emosional yang sudah melekat sejak lama. (Silvia Andriani)

















Discussion about this post