Jakarta — Di tengah kesibukan meliput dan menyajikan informasi untuk publik, jurnalis jarang menjadi sorotan sebagai penerima bantuan sosial. Namun, momentum Ramadan tahun ini menghadirkan cerita berbeda. Permata Sanny Peduli bersama Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) justru mengarahkan perhatian mereka kepada para pekerja media.
Sebanyak 100 paket Lebaran disalurkan khusus untuk jurnalis di Jakarta, menjadikan profesi ini sebagai pusat perhatian dalam aksi berbagi kali ini. Langkah ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas peran penting jurnalis yang selama ini bekerja di balik layar, sering kali tanpa banyak mendapat apresiasi secara langsung.
Alih-alih sekadar kegiatan rutin Ramadan, kolaborasi ini membawa pesan kuat tentang pentingnya melihat jurnalis bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial, terutama di tengah tekanan industri media yang terus berubah.
YPJI menilai pendekatan ini sebagai upaya membangun empati publik terhadap kondisi jurnalis, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara komunitas sosial dan dunia pers.
Sementara itu, Permata Sanny Peduli menekankan bahwa berbagi tidak selalu harus menyasar kelompok yang sudah umum, tetapi juga mereka yang kerap terlupakan.
Aksi ini pun menjadi pengingat bahwa di balik setiap berita yang dikonsumsi masyarakat, ada manusia dengan kebutuhan dan tantangan hidup yang sama.
Ramadan, dalam hal ini, menjadi jembatan untuk menghadirkan kepedulian yang lebih inklusif dan menyentuh berbagai lapisan profesi.(Silvia Andriani)














