Jakarta – Film drama romantis umumnya mengangkat kisah cinta anak muda. Namun, CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) hadir dengan pendekatan berbeda lewat kisah cinta lintas generasi yang mempertemukan aktor senior dan bintang muda dalam satu cerita yang hangat, emosional, sekaligus menghibur.
Film garapan sutradara Ivander Tedjasukmana ini menghadirkan duet akting dua legenda perfilman Indonesia, Slamet Rahardjo dan Widyawati, sebagai Abi dan Sita, dua mantan kekasih yang kembali dipertemukan setelah puluhan tahun berpisah. Pertemuan itu justru memicu konflik baru yang berdampak pada hubungan cucu mereka, Raka dan Ambar.
Konflik lintas generasi tersebut diperkuat oleh penampilan Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah sebagai Abi dan Sita muda pada era 1970-an.
Sementara kisah cinta generasi masa kini dibawakan oleh Sintya Marisca sebagai Ambar dan Iskak Khivano sebagai Raka.
Kehadiran para pemain dari lintas generasi membuat CLBK menawarkan dinamika cerita yang berbeda. Penonton tak hanya disuguhkan romansa masa muda, tetapi juga perjalanan cinta yang kembali bersemi di usia senja dengan segala konsekuensinya terhadap hubungan keluarga.
Deretan pemain lain seperti Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila turut memperkuat cerita melalui karakter-karakter pendukung yang memberi warna komedi sekaligus emosi dalam film ini.
Sutradara sekaligus penulis Ivander Tedjasukmana mengungkapkan bahwa naskah CLBK telah disimpannya hampir satu dekade sebelum akhirnya diproduksi.
“Film ini sudah lama tersimpan di library saya, hampir 10 tahun. Baru tahun lalu mendapat kesempatan untuk diproduksi dan akhirnya tayang tahun ini. Mengarahkan Pak Slamet Rahardjo dan Ibu Widyawati menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga karena mereka sangat cepat memahami arahan,” ujar Ivander.
Sementara itu, Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, menilai CLBK menawarkan premis yang jarang diangkat dalam perfilman Indonesia.
“Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman di dalamnya bisa saja terjadi pada siapa pun. Film ini memadukan drama romantis dengan komedi yang kuat, ditambah adu akting lintas generasi yang menjadi daya tarik utamanya,” kata Rama.
CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) mengisahkan Raka dan Ambar yang tengah mempersiapkan pernikahan. Namun, rencana bahagia mereka berubah ketika diketahui bahwa kakek Ambar dan nenek Raka ternyata merupakan mantan kekasih yang menyimpan luka masa lalu. Pertemuan kembali keduanya justru membangkitkan cinta lama dan memicu konflik yang melibatkan seluruh keluarga.
Film produksi MIR Productions ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 2 Juli 2026. ( Silvia Andriani)
















Discussion about this post