Jakarta — Selebgram sekaligus pegiat sosial Marissya Icha menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 200 anak yatim menerima bantuan sekaligus mengikuti acara buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan.
Di sela kegiatan, Marissya mengungkapkan bahwa dirinya berkomitmen untuk tidak melewatkan kesempatan bersedekah selama Ramadan. Ia ingin memanfaatkan momentum bulan suci untuk memperbanyak amal serta berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
“Saya sudah sampaikan sejak awal Ramadan ingin terus bersedekah dan tidak ingin melewatkan satu hari pun tanpa berbagi,” ujar Marissya saat ditemui di lokasi acara.
Kegiatan santunan tersebut melibatkan panitia yang mengatur seluruh kebutuhan acara. Marissya menyebutkan total anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp300 juta, yang berasal dari dirinya serta dukungan sejumlah pihak.
Menurutnya, berbagi kepada anak yatim menjadi salah satu cara sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain. Ia percaya sedekah memiliki dampak besar, baik bagi penerima maupun bagi pemberinya.
“Yang membuat saya bahagia adalah ketika melihat orang lain tersenyum karena terbantu. Dari situ kita juga ikut tersenyum,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa sedekah merupakan salah satu kunci kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat. Karena itu, dalam setiap usaha atau penghasilan yang diperoleh, ia selalu berusaha menyisihkan sebagian untuk membantu sesama.
“Dalam setiap usaha atau penghasilan, saya selalu menyisihkan bagian untuk sedekah. Saya percaya semakin banyak kita memberi, Allah akan menggantinya dengan cara yang tidak terduga,” ujarnya.
Marissya juga mengaku kerap membagikan aktivitas berbagi di media sosial. Meski menyadari ada sebagian pihak yang menilai konten tersebut sebagai bentuk pencitraan, ia berharap unggahan tersebut justru bisa memberikan pengaruh positif.
“Saya hanya berharap niat baik ini bisa mengingatkan orang lain bahwa sedekah itu indah dan membawa kebaikan,” katanya.
Ia juga menyinggung maraknya konten berbagi yang belakangan menuai kontroversi karena diduga dibuat semata untuk kepentingan konten. Marissya menegaskan kegiatan sosial yang dilakukannya bukan sekadar konten, melainkan benar-benar dilaksanakan secara nyata.
“Semoga yang viral di media sosial adalah kebaikan, bukan hal-hal yang menyesatkan atau menipu,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Marissya juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, termasuk bersedekah, salat, dan memperbanyak doa. Menurutnya, tidak ada yang mengetahui apakah seseorang masih diberi kesempatan bertemu Ramadan di tahun berikutnya.
“Ramadan adalah momen yang sangat berharga. Kita tidak tahu apakah tahun depan masih bisa bertemu Ramadan lagi,” katanya.(Silvia Andriani)















