Jakarta – Dunia musik rock Indonesia kembali berduka. Dadi Yudistira Pringgohadi, mantan gitaris band Superglad, meninggal dunia pada Senin (29/6). Kabar tersebut langsung menyita perhatian para musisi dan penggemar yang mengenang kontribusinya dalam perjalanan musik rock Tanah Air.
Melalui akun media sosial resminya, Superglad menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus penghormatan terakhir kepada Dadi. Unggahan tersebut dipenuhi komentar duka dari rekan-rekan musisi hingga para penggemar yang mengapresiasi perjalanan karier Dadi selama berkarya bersama band tersebut.
Bagi Superglad, Dadi bukan sekadar mantan personel. Ia merupakan salah satu sosok yang ikut membangun karakter musik band sejak masa awal berdiri. Selama sekitar 16 tahun bersama Superglad, Dadi berperan dalam berbagai karya yang turut mengukuhkan nama band itu di industri musik Indonesia.
Meski memutuskan hengkang pada 2019, kecintaan Dadi terhadap musik tak pernah padam. Ia tetap aktif berkarya sebagai penulis lagu dan terlibat dalam proyek musik baru, menunjukkan dedikasinya terhadap dunia yang telah membesarkan namanya.
Kepergian Dadi menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi skena rock Indonesia. Warisan karya serta semangat bermusiknya diyakini akan terus hidup melalui lagu-lagu yang pernah ia ciptakan dan penampilannya yang masih dikenang para pencinta musik rock. Hingga kini, penyebab meninggalnya Dadi Yudistira belum disampaikan kepada publik oleh pihak keluarga maupun rekan-rekannya. (Silvia Andriani)
















Discussion about this post