Ramai pemberitaan tentang band punk asal Purbalingga, Sukatani yang meminta maaf dan menghapus lagunya berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’. Seperti diketahui, lagu tersebut menyinggung praktik suap oleh oknum kepolisian.
Band yang digawangi oleh Novi Citra Indriyati alias Twister Angel (vokal) dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Alectroguy (gitar) memilih untuk menarik lagu itu dari peredaran. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah di Instagram resmi mereka pada Kamis, 20 Februari 2025.
Vokalis band D’Masiv, Rian Ekky Pradipta, menyoroti bahwa dalam industri musik internasional, banyak band punk, hardcore, dan metal yang juga menyuarakan kegelisahan mereka lewat lirik lagu.
Ya balik lagi kita selalu mengacu pada industri musik dunia, Kalau di luar itu band-band punk, band hardcore, band metal itu. Dia pasti menyuarakan apa yang menjadi kegelisahannya mereka contoh Raise Again The Machine, itu kan juga banyak mengkritik juga gitu,” ujar Rian saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).
Menurutnya, lirik yang dibuat berdasarkan keresahan sosial adalah bagian dari ekspresi seni yang seharusnya masih bisa ditoleransi, selama tidak mengandung unsur SARA atau ujaran kebencian.
“Jadi sebenernya itu adalah bagian dari ekspresi ya. Ya mudah-mudahan selama itu tidak mengandung lirik-lirik yang kayak ada unsur SARA atau mungkin memaki, Keyakinan itu harusnya masih bisa ditoleransi,” katanya.
Terkait keputusan untuk menarik lagu tersebut, Rian menilai ada aturan yang belum jelas mengenai batasan dalam penulisan lirik lagu di Indonesia. Menurutnya, kebebasan berkesenian seharusnya tidak dibatasi secara berlebihan.
“Itu dia makanya kan kita juga belum tahu nih aturannya seperti apa sih kalau bikin lirik Atau mungkin bisa juga diundang-undang misalnya gitu ya. Tapi sebenernya yang namanya seniman itu memang nggak bisa dibatasi ya. Kayak pelukis gitu ya, atau yang bikin seperti penulis buku,” jelasnya.
“Penulis buku itu biasanya dia selalu menulis sesuatu yang dia rasakan. Ya mudah-mudahan ada hal yang, ada titik temu lagi. Intinya gimana caranya kita bisa berkesenian dengan tetap ya Bisa bebas tapi juga tidak menyinggung siapapun,” tambahnya.
Sebagai sesama musisi, Rian juga memberikan dukungan kepada Sukatani agar terus berkarya dan tidak berhenti hanya karena kejadian ini. Ia melihat ada hikmah dari peristiwa tersebut yang justru bisa membuat duo ini semakin dikenal luas.
“Terus berkarya, jangan pernah berhenti berkarya karena pasti ada hikmah kan dari sini. Maksudnya dari kejadian ini akhirnya sukatani jadi lebih besar lagi. Jadi malah banyak rejeki dan lain-lain. Jadi selalu ada hikmah dari apapun yang terjadi,” pungkasnya.
Discussion about this post