Kamis, Februari 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Selebtoday.com
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Hangat dan Menguras Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Siap Temani Lebaran 2026

    Hangat dan Menguras Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Siap Temani Lebaran 2026

    Dari Korea ke Indonesia, Film Horor “Tolong Saya” Usung Teror Berbasis Trauma dan Nuansa Cinta

    Dari Korea ke Indonesia, Film Horor “Tolong Saya” Usung Teror Berbasis Trauma dan Nuansa Cinta

    FFH Edisi Kedua Soroti Arah Film Horor 2026, Janur Ireng Raih Nini Suny Award

    FFH Edisi Kedua Soroti Arah Film Horor 2026, Janur Ireng Raih Nini Suny Award

    Rachel Amanda Tampilkan Pesona dan Talenta di Film Terbaru “Suka Duka Tawa”

    Rachel Amanda Tampilkan Pesona dan Talenta di Film Terbaru “Suka Duka Tawa”

    Gala Premier Film “Nia” Kisah Nyata Pecah! Pemain Antagonis Qya Ditra Ngaku Sampai Harus Menghitamkan Kulit Demi Peran

    Gala Premier Film “Nia” Kisah Nyata Pecah! Pemain Antagonis Qya Ditra Ngaku Sampai Harus Menghitamkan Kulit Demi Peran

    Iko Uwais Bangkitkan “Timur”: Film Laga Indonesia Naik Level, Bukan Sekadar Pukul dan Tendang!

    Iko Uwais Bangkitkan “Timur”: Film Laga Indonesia Naik Level, Bukan Sekadar Pukul dan Tendang!

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Hangat dan Menguras Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Siap Temani Lebaran 2026

    Hangat dan Menguras Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Siap Temani Lebaran 2026

    Dari Korea ke Indonesia, Film Horor “Tolong Saya” Usung Teror Berbasis Trauma dan Nuansa Cinta

    Dari Korea ke Indonesia, Film Horor “Tolong Saya” Usung Teror Berbasis Trauma dan Nuansa Cinta

    FFH Edisi Kedua Soroti Arah Film Horor 2026, Janur Ireng Raih Nini Suny Award

    FFH Edisi Kedua Soroti Arah Film Horor 2026, Janur Ireng Raih Nini Suny Award

    Rachel Amanda Tampilkan Pesona dan Talenta di Film Terbaru “Suka Duka Tawa”

    Rachel Amanda Tampilkan Pesona dan Talenta di Film Terbaru “Suka Duka Tawa”

    Gala Premier Film “Nia” Kisah Nyata Pecah! Pemain Antagonis Qya Ditra Ngaku Sampai Harus Menghitamkan Kulit Demi Peran

    Gala Premier Film “Nia” Kisah Nyata Pecah! Pemain Antagonis Qya Ditra Ngaku Sampai Harus Menghitamkan Kulit Demi Peran

    Iko Uwais Bangkitkan “Timur”: Film Laga Indonesia Naik Level, Bukan Sekadar Pukul dan Tendang!

    Iko Uwais Bangkitkan “Timur”: Film Laga Indonesia Naik Level, Bukan Sekadar Pukul dan Tendang!

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
No Result
View All Result
Selebtoday.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Sejarah Lomba Balap Karung, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Belanda!

by Redaksi Seleb
17 Agustus 2023
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Sejarah Lomba Balap Karung, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Belanda!

Ilustrasi balap karung Foto : Dok IG @cacagown

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kegiatan yang satu ini hampir selalu ada di tiap perlombaan 17 Agustus. Yup, itulah lomba balap karung, salah satu permainan tradisional Indonesia yang mengadu kecepatan.

Namun, bukan sembarang lomba balap. Kaki para peserta dimasukkan ke dalam karung goni dan mereka harus melompat-lompat untuk menjadi yang tercepat ke garis finish.

Terlihat sangat seru saat menonton pertandingannya, tapi apakah kamu tahu sejarah lomba balap karung? Katanya, sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, lho! Langsung saja kita simak informasi selengkapnya di bawah ini, yuk!

Baca Juga

Mahasiswi S3 Unhan Terseret Polemik Proyek Rp700 M, Kampus dan BUMN Didesak Buka Suara

Pisahkan Isu Koper dan Perkara NTB, Kuasa Hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Minta Publik Tak Campuradukkan Kasus

Dua Perusahaan Boneka Diduga Terlibat Proyek BUMN Senilai 700 M, Aparat Tengah Menyelidiki

Diperkenalkan oleh misionaris Belanda

Balap karung dipercaya sudah ada sejak zaman kependudukan Belanda. Mulanya, para misionaris Belanda lah yang memperkenalkan kegiatan tersebut ke sekolah-sekolah maupun instansi-instansi yang dibentuk pihak kolonial.

Nah, karena terlihat menyenangkan dan mudah ditiru, masyarakat Indonesia pun tertarik untuk mencobanya. Diyakini, orang-orang Betawilah yang lebih dahulu mulai memainkannya.

Pada awalnya, balap karung hanya dimainkan oleh anak-anak usia sekitar 6–12 tahun saja. Namun, lambat laun, permainan tersebut juga merambah ke orang dewasa, mulai dari bapak-bapak sampai dengan ibu-ibu.

Sebuah bentuk kekesalan masyarakat Indonesia kepada kolonial Belanda

Versi sejarah lomba balap karung yang lain menyebutkan bahwa permainan tersebut sebenarnya lahir dari rasa kesal orang-orang zaman dulu yang tak mampu membeli pakaian akibat penjajahan Belanda. Karena tak memiliki uang yang cukup, kebanyakan masyarakat Indonesia kalangan bawah lantas menjadikan karung goni sebagai penutup tubuh mereka.

Tak jarang, lantaran terlalu malas untuk membuat lubang, beberapa orang langsung menginjak-injak karung tersebut sampai bolong. Yang awalnya sebuah bentuk kekesalan, kebiasaan melompat-lompat di dalam karung goni lambat laun bertransformasi menjadi sebuah permainan yang dipertandingkan hingga sekarang. Bagaimana tanggapanmu dengan versi yang satu ini?

Nilai budaya yang bisa dipetik dari lomba balap karung

Terlepas dari kejelasan asal-muasalnya, ada sejumlah nilai budaya yang bisa kamu ambil dari permainan balap karung, misalnya nilai kerja keras dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari usaha para peserta untuk sampai ke garis akhir. Tentunya, balapan dengan kaki di dalam karung goni tak semudah berjalan atau berlari biasa.

Nah, karena terbilang sulit, tak jarang beberapa orang sengaja berlaku curang supaya cepat sampai ke garis finish. Di sinilah sportivitas peserta diuji. Meskipun susah, kita tetap harus sportif dengan menaati peraturan permainannya.

Itulah sejarah lomba balap karung yang sering dipertandingkan saat perayaan 17 Agustus.

Silvia Andriani

Baca Juga

Mahasiswi S3 Unhan Terseret Polemik Proyek Rp700 M, Kampus dan BUMN Didesak Buka Suara

Mahasiswi S3 Unhan Terseret Polemik Proyek Rp700 M, Kampus dan BUMN Didesak Buka Suara

by Redaksi Seleb
21 Februari 2026

Jakarta – Nama Universitas Pertahanan (Unhan) ikut terseret dalam polemik proyek pengadaan unit gerai rak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Pisahkan Isu Koper dan Perkara NTB, Kuasa Hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Minta Publik Tak Campuradukkan Kasus

Pisahkan Isu Koper dan Perkara NTB, Kuasa Hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Minta Publik Tak Campuradukkan Kasus

by Redaksi Seleb
19 Februari 2026

Jakarta — Tim kuasa hukum AKBP Didik Putra Kuncoro, Rofiq Ashari angkat bicara terkait perkembangan perkara yang menjerat kliennya. Dalam...

Dua Perusahaan Boneka Diduga Terlibat Proyek BUMN Senilai 700 M, Aparat Tengah Menyelidiki

Dua Perusahaan Boneka Diduga Terlibat Proyek BUMN Senilai 700 M, Aparat Tengah Menyelidiki

by Redaksi Seleb
18 Februari 2026

Jakarta - Temuan investigasi independen mengarah pada indikasi penggunaan perusahaan boneka atau paper company untuk menguasai dan mencairkan proyek strategis...

Machi Ahmad Bantah Tuduhan Pengancaman, Desak Polres Jakbar Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan

Machi Ahmad Bantah Tuduhan Pengancaman, Desak Polres Jakbar Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan

by Redaksi Seleb
11 Februari 2026

Kuasa hukum Darwin dan Angel, Machi Ahmad, angkat bicara usai memenuhi panggilan pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat terkait laporan...

Konflik Kebisingan Drum Berujung Laporan Polisi, Ayah di Cengkareng Klaim Anak Jadi Korban Penganiayaan

Konflik Kebisingan Drum Berujung Laporan Polisi, Ayah di Cengkareng Klaim Anak Jadi Korban Penganiayaan

by Redaksi Seleb
18 Februari 2026

Jakarta - Konflik antarwarga di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, berujung saling lapor ke polisi. Seorang pria berinisial DBS (usia 50-an)...

Klarifikasi Agustinus Nahak soal Perlindungan Anak dan Hak Asuh Safira: “Ini Bukan Konflik Rumah Tangga”

Klarifikasi Agustinus Nahak soal Perlindungan Anak dan Hak Asuh Safira: “Ini Bukan Konflik Rumah Tangga”

by Redaksi Seleb
10 Februari 2026

Kuasa hukum Safira, Agustinus Nahak, bersama tim menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait berbagai pernyataan dan somasi yang dilayangkan pihak...

Recommended

Lucky Hakim Diperiksa Bareskrim terkait Kasus Panji Gumilang

Lucky Hakim Diperiksa Bareskrim terkait Kasus Panji Gumilang

3 tahun ago
Acha Septriasa Pilih Menetap di Australia demi Anak, Akui Tak Ingin Egois Mengejar Karier

Acha Septriasa Pilih Menetap di Australia demi Anak, Akui Tak Ingin Egois Mengejar Karier

4 bulan ago

Popular News

  • Fariz RM Pilih Bangkit dan Berkarya Usai Bebas, Siap Tebus Waktu yang Hilang

    Fariz RM Pilih Bangkit dan Berkarya Usai Bebas, Siap Tebus Waktu yang Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Syukur, Zaskia Sungkar Ungkap Makna Nama Putra Keduanya: ‘Urwah Muhammad Syahki’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Panggung, Dewi Persik Pilih Dapur: Ramadan Jadi Momen Intim Ibu dan Putra Taruna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswi S3 Unhan Terseret Polemik Proyek Rp700 M, Kampus dan BUMN Didesak Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disorot Soal Kisruh Keluarga, Atta Halilintar Tegaskan Prinsip Rumah Tangga: “Jangan Diadu-adu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
  • Sehati
  • Ragam

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network

Go to mobile version