Jakarta – Penyanyi muda Kamilla Azzahra resmi memulai langkahnya di industri musik lewat single perdana berjudul Hate To The Moon yang dirilis pada 16 Mei 2026. Lagu pop ballad berbahasa Inggris ini mengangkat tema cinta, kehilangan, dan proses merelakan seseorang.
Di usia 16 tahun, Kamilla mencoba menghadirkan karya yang dekat dengan kehidupan remaja. Siswi kelas 9 SMPN 173 Jakarta Utara itu mengaku langsung jatuh hati saat pertama kali mendengar demo lagu ciptaan Ibanezta Almenza tersebut.
“Dari beberapa lagu yang dikirim, aku langsung suka sama ‘Hate To The Moon’. Memang tantangannya ada di pengucapan bahasa Inggris, tapi aku merasa lagu ini paling relate,” ujar Kamilla.
Diproduseri Ary Oceania alias Dowenk, lagu ini menghadirkan nuansa melankolis lewat aransemen sederhana dan sentuhan gitar yang emosional. Liriknya menggambarkan kerinduan pada masa-masa indah bersama seseorang yang pernah dicintai.
Penggalan lirik seperti “Take me back to the day, when I still called you my love” menjadi pembuka kisah tentang hubungan yang perlahan berubah. Sementara bagian chorus “Cause I know that you will never be mine” disebut Kamilla sebagai bagian paling menyentuh dalam lagu tersebut.
“Menurut aku lagu ini tentang belajar ikhlas. Semua hubungan pasti pernah saling mencintai, tapi kalau cintanya sudah habis, kita harus belajar merelakan,” katanya.
Selain aktif bernyanyi sejak kecil, Kamilla juga dikenal di dunia fashion sebagai Brand Ambassador Tiebymin 2026. Dukungan keluarga, terutama sang ibu yang juga seorang penyanyi, menjadi salah satu alasan Kamilla mantap menekuni dunia musik.
Usai merilis Hate To The Moon, Kamilla kini tengah menyiapkan single berikutnya yang akan menggunakan bahasa Indonesia. Ia berharap lagu-lagunya bisa menjadi teman bagi para remaja yang sedang menghadapi berbagai kisah percintaan. (Silvia Andriani)
















Discussion about this post