Jakarta – Film Dua Nafas menghadirkan kisah keluarga yang menyentuh lewat sosok Nenek Mariyam, karakter yang diperankan Aty Cancer. Tayang di bioskop mulai 2 Juli 2026, film hasil kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan ini mengangkat tema kasih sayang lintas generasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Nenek Mariyam digambarkan sebagai perempuan sederhana yang hidup seorang diri di sebuah desa di Jawa Barat. Meski tidak bisa berbicara, ia tetap menjalani hidup dengan penuh ketegaran sambil berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kehidupan Mariyam berubah ketika menantunya, Wati, datang dari Jakarta bersama sang cucu, Anto. Karena harus menjalani operasi besar dan masa pemulihan yang panjang, Wati menitipkan Anto kepada Mariyam.
Hubungan nenek dan cucu yang awalnya terasa canggung perlahan berkembang menjadi ikatan yang hangat. Melalui kebersamaan mereka, film ini menunjukkan bahwa kasih sayang keluarga tidak selalu harus diungkapkan lewat kata-kata.
Produser asal Korea Selatan, Park Joung Kuk, menilai cerita dalam Dua Nafas memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia. Menurutnya, penghormatan terhadap orang tua dan nenek merupakan nilai yang sama-sama dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia maupun Korea Selatan.
Sementara itu, produser eksekutif Kwon Dae Hyung menyebut film ini merupakan adaptasi dari karya Korea Selatan yang telah disesuaikan dengan budaya lokal agar terasa lebih dekat dengan penonton Indonesia.
Dibintangi Aty Cancer dan aktor cilik Auzan Noh Karepesina, Dua Nafas tak hanya menawarkan drama keluarga yang mengharukan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa cinta seorang nenek dapat hadir tanpa syarat dan tanpa batas.(Silvia Andriani)
















Discussion about this post