JAKARTA — Menyandang gelar Putri Anak Indonesia Lingkungan 2026 tak membuat Afidenaya Myesha Bellvania Kaat puas hanya dengan pencapaian di atas panggung. Ia memilih mengambil langkah nyata dengan mendatangi Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Timur.
Myesha melakukan audiensi dengan Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Timur, Ferlinah Kirtiasih, pada Senin (7/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan keinginannya untuk belajar lebih jauh mengenai perlindungan hak anak sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan PPAPP.
Bukan sekadar meminta dukungan untuk menghadapi ajang tingkat nasional, Myesha justru meminta kesempatan untuk mendapatkan pengalaman langsung melalui program-program PPAPP.
“Bu, saya ingin memperdalam pemahaman tentang perlindungan hak anak. Apakah ada kesempatan bagi saya untuk magang belajar atau terlibat langsung di program PPAPP sebagai bekal ke tingkat nasional?” ujar Myesha.
Permintaan tersebut mendapat respons positif. Pihak PPAPP Jakarta Timur membuka kesempatan bagi Myesha untuk mengikuti sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan anak dan generasi muda, termasuk kegiatan Forum Anak.
“Bisa ikut serta dalam program-program Dinas PPAPP dalam kegiatan-kegiatan Forum Anak dan kegiatan lainnya yang bisa memberikan dampak positif bagi anak-anak muda saat ini.
Kehadiran puteri-puteri juga bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak muda saat ini,” ujar pihak PPAPP.
Kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi Myesha untuk memperkuat perannya sebagai Putri Anak Indonesia Lingkungan 2026. Ia ingin memahami persoalan anak secara lebih dekat, tidak hanya melalui teori, tetapi juga dengan terlibat dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan anak-anak dan remaja.
Ingin Terjun Langsung, Bukan Sekadar Bicara
Bagi Myesha, keterlibatan dalam Forum Anak menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus mendengar langsung aspirasi anak dan remaja.
Ia berharap dapat berinteraksi dengan anak-anak muda lainnya, memahami persoalan yang mereka hadapi, serta memperoleh pengalaman mengenai bagaimana anak dapat berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi dan membangun lingkungan yang lebih positif.
Pengalaman tersebut juga dinilai penting sebagai bekal menghadapi persaingan Putri Anak Indonesia di tingkat nasional.
Myesha ingin membawa isu lingkungan dan perlindungan hak anak bukan hanya sebagai materi kompetisi, tetapi sebagai bagian dari peran yang dijalaninya.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat aktivitas Myesha di lingkungan sekolah. Siswi kelas 8A Bilingual SMPI Al Azhar Setra Primer 22 itu saat ini merupakan calon Ketua OSIS periode 2026/2027.
Ia juga dipercaya sebagai Duta Anti-Bullying dan aktif mengembangkan kemampuan komunikasi melalui pengalaman sebagai MC serta kegiatan public speaking.
Gelar Bukan Tujuan Akhir
Myesha telah mengantongi sejumlah prestasi, salah satunya Gold Medal Bahasa Inggris. Namun, ia ingin prestasi dan gelar yang dimilikinya memiliki manfaat lebih luas.
Sebagai Putri Anak Indonesia Lingkungan 2026, Myesha ingin mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Karena itu, kesempatan terlibat dalam program PPAPP dan Forum Anak menjadi bagian dari langkahnya membangun pengalaman sebelum melangkah ke tingkat nasional.
Bagi Myesha, mahkota bukanlah tujuan akhir. Ia ingin menjadikan gelar yang disandangnya sebagai pintu untuk belajar, bersuara, dan berkontribusi.
Dukungan PPAPP Jakarta Timur pun menjadi tambahan semangat bagi Myesha untuk terus mengembangkan diri. Ia berharap keterlibatannya dalam kegiatan anak dan generasi muda nantinya tidak hanya memperkuat kiprahnya di tingkat nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya.(Silvia Andriani)
















Discussion about this post