Jakarta – Duo DJ dan produser musik elektronik Indonesia, DNA, bersiap memasuki fase baru dalam karier mereka. Setelah merilis album debut bertajuk OURORA; pada 3 Juli 2026, duo yang beranggotakan JayJax dan Mister Aloy itu juga telah menyiapkan rangkaian tur ke berbagai kota di Indonesia.
Rencana tersebut mulai diperkenalkan dalam acara Press Conference & Exclusive Listening Party yang digelar di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan itu, DNA tidak hanya memperdengarkan lagu-lagu dari album terbarunya, tetapi juga menampilkan pertunjukan berdurasi sekitar 20 menit sebagai gambaran konsep konser yang akan mereka bawa kepada para penggemar.
Tur tersebut menjadi bagian dari langkah DNA memperkenalkan identitas musikal mereka yang kini semakin beragam. Melalui album OURORA;, mereka tak lagi hanya dikenal lewat musik breakbeat atau Indo Bounce, tetapi juga mengeksplorasi genre seperti techno, dirty dutch, drum and bass, trap, future house, hingga big room.
Album yang memuat 18 lagu berdurasi hampir dua jam itu menjadi proyek yang telah dipersiapkan sejak 2023. Menurut Mister Aloy, perilisan sejumlah single dalam beberapa tahun terakhir merupakan strategi untuk memperkenalkan karakter musik DNA secara bertahap kepada para pendengar.
“Kami sengaja merilis single per kuartal agar orang mengenal warna musik DNA yang sebenarnya. Selain memperkenalkan identitas kami, album ini juga menjadi cara untuk mengedukasi fanbase tentang arah musik yang ingin kami bawa,” ujar Mister Aloy.
Selain menghadirkan eksplorasi musikal, OURORA; juga diperkaya kolaborasi dengan sejumlah musisi lintas genre. QG tampil dalam lagu Cowok Red Flag, INDAHKUS mengisi Second Choice, SYEQY berkolaborasi di Love Ya, sementara PARKZ terlibat dalam tiga lagu sekaligus.
Kolaborasi yang paling mencuri perhatian hadir di lagu penutup Anomali, yang menggandeng YB (Reza Oktavian). Lagu tersebut menjadi karya berbahasa Indonesia pertama YB dengan sentuhan musik trap yang dipadukan unsur tradisional seperti gendang dan suling khas Jawa Timur.
Menjelang peluncuran album, DNA juga memperkenalkan berbagai merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan sejumlah brand, mulai dari kaus, bandana, hingga gantungan kunci yang akan tersedia bersamaan dengan perilisan album dan pelaksanaan tur.
Melalui OURORA; dan rangkaian tur yang telah disiapkan, DNA berharap dapat memperlihatkan evolusi mereka sebagai musisi elektronik yang terus bereksperimen, sekaligus menghadirkan pengalaman musik dan pertunjukan yang lebih matang bagi para penggemar di Indonesia.(Silvia Andriani)
















Discussion about this post