Senin, April 13, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Selebtoday.com
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Di Balik Layar Dalam Sujudku, Vinessa Inez Jalani “Perjalanan Batin” Jadi Aisyah

    Di Balik Layar Dalam Sujudku, Vinessa Inez Jalani “Perjalanan Batin” Jadi Aisyah

    Di Balik Gemerlap Idola: Shaka Oh Shaka Bongkar Tekanan Popularitas dan Privasi”

    Di Balik Gemerlap Idola: Shaka Oh Shaka Bongkar Tekanan Popularitas dan Privasi”

    WeTV dan RAPI Films Hadirkan “Tante Sonya”, Drama Relasi Beda Usia yang Tembus Batas Norma

    WeTV dan RAPI Films Hadirkan “Tante Sonya”, Drama Relasi Beda Usia yang Tembus Batas Norma

    Garuda di Dadaku” Versi Animasi, Suntikkan Semangat Cinta Tanah Air ke Generasi Z

    Garuda di Dadaku” Versi Animasi, Suntikkan Semangat Cinta Tanah Air ke Generasi Z

    Iwet Ramadhan Tegaskan ‘Aku Harus Mati’ Sudah Berizin, Penurunan Billboard Bagian Evaluasi

    Iwet Ramadhan Tegaskan ‘Aku Harus Mati’ Sudah Berizin, Penurunan Billboard Bagian Evaluasi

    Bukan Sekadar Teror, “Aku Harus Mati”  Kulik Dosa Lama yang Tak Pernah Selesai

    Bukan Sekadar Teror, “Aku Harus Mati”  Kulik Dosa Lama yang Tak Pernah Selesai

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
    Di Balik Layar Dalam Sujudku, Vinessa Inez Jalani “Perjalanan Batin” Jadi Aisyah

    Di Balik Layar Dalam Sujudku, Vinessa Inez Jalani “Perjalanan Batin” Jadi Aisyah

    Di Balik Gemerlap Idola: Shaka Oh Shaka Bongkar Tekanan Popularitas dan Privasi”

    Di Balik Gemerlap Idola: Shaka Oh Shaka Bongkar Tekanan Popularitas dan Privasi”

    WeTV dan RAPI Films Hadirkan “Tante Sonya”, Drama Relasi Beda Usia yang Tembus Batas Norma

    WeTV dan RAPI Films Hadirkan “Tante Sonya”, Drama Relasi Beda Usia yang Tembus Batas Norma

    Garuda di Dadaku” Versi Animasi, Suntikkan Semangat Cinta Tanah Air ke Generasi Z

    Garuda di Dadaku” Versi Animasi, Suntikkan Semangat Cinta Tanah Air ke Generasi Z

    Iwet Ramadhan Tegaskan ‘Aku Harus Mati’ Sudah Berizin, Penurunan Billboard Bagian Evaluasi

    Iwet Ramadhan Tegaskan ‘Aku Harus Mati’ Sudah Berizin, Penurunan Billboard Bagian Evaluasi

    Bukan Sekadar Teror, “Aku Harus Mati”  Kulik Dosa Lama yang Tak Pernah Selesai

    Bukan Sekadar Teror, “Aku Harus Mati”  Kulik Dosa Lama yang Tak Pernah Selesai

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sehati
  • Ragam
No Result
View All Result
Selebtoday.com
No Result
View All Result
Home Ragam

Sejarah Lomba Balap Karung, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Belanda!

by Redaksi Seleb
17 Agustus 2023
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Sejarah Lomba Balap Karung, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Belanda!

Ilustrasi balap karung Foto : Dok IG @cacagown

Jakarta – Kegiatan yang satu ini hampir selalu ada di tiap perlombaan 17 Agustus. Yup, itulah lomba balap karung, salah satu permainan tradisional Indonesia yang mengadu kecepatan.

Namun, bukan sembarang lomba balap. Kaki para peserta dimasukkan ke dalam karung goni dan mereka harus melompat-lompat untuk menjadi yang tercepat ke garis finish.

Terlihat sangat seru saat menonton pertandingannya, tapi apakah kamu tahu sejarah lomba balap karung? Katanya, sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, lho! Langsung saja kita simak informasi selengkapnya di bawah ini, yuk!

Baca Juga

Sosok Dibalik Action Figure Black Myth Wukong, Berawal Hobi lalu Membuat Action Figure Skala 1:1, Kini Jadi Peluang Lapangan Kerja Baru

Kolaborasi Indonesia–Malaysia, PT CACS Bawa Standar Regional ke Industri Cleaning Service Nasional

Dari Gym ke Dancefloor: IFF 2026 Hadirkan Tren “Rave Fitness” yang Digandrungi Gen Z

Diperkenalkan oleh misionaris Belanda

Balap karung dipercaya sudah ada sejak zaman kependudukan Belanda. Mulanya, para misionaris Belanda lah yang memperkenalkan kegiatan tersebut ke sekolah-sekolah maupun instansi-instansi yang dibentuk pihak kolonial.

Nah, karena terlihat menyenangkan dan mudah ditiru, masyarakat Indonesia pun tertarik untuk mencobanya. Diyakini, orang-orang Betawilah yang lebih dahulu mulai memainkannya.

Pada awalnya, balap karung hanya dimainkan oleh anak-anak usia sekitar 6–12 tahun saja. Namun, lambat laun, permainan tersebut juga merambah ke orang dewasa, mulai dari bapak-bapak sampai dengan ibu-ibu.

Sebuah bentuk kekesalan masyarakat Indonesia kepada kolonial Belanda

Versi sejarah lomba balap karung yang lain menyebutkan bahwa permainan tersebut sebenarnya lahir dari rasa kesal orang-orang zaman dulu yang tak mampu membeli pakaian akibat penjajahan Belanda. Karena tak memiliki uang yang cukup, kebanyakan masyarakat Indonesia kalangan bawah lantas menjadikan karung goni sebagai penutup tubuh mereka.

Tak jarang, lantaran terlalu malas untuk membuat lubang, beberapa orang langsung menginjak-injak karung tersebut sampai bolong. Yang awalnya sebuah bentuk kekesalan, kebiasaan melompat-lompat di dalam karung goni lambat laun bertransformasi menjadi sebuah permainan yang dipertandingkan hingga sekarang. Bagaimana tanggapanmu dengan versi yang satu ini?

Nilai budaya yang bisa dipetik dari lomba balap karung

Terlepas dari kejelasan asal-muasalnya, ada sejumlah nilai budaya yang bisa kamu ambil dari permainan balap karung, misalnya nilai kerja keras dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari usaha para peserta untuk sampai ke garis akhir. Tentunya, balapan dengan kaki di dalam karung goni tak semudah berjalan atau berlari biasa.

Nah, karena terbilang sulit, tak jarang beberapa orang sengaja berlaku curang supaya cepat sampai ke garis finish. Di sinilah sportivitas peserta diuji. Meskipun susah, kita tetap harus sportif dengan menaati peraturan permainannya.

Itulah sejarah lomba balap karung yang sering dipertandingkan saat perayaan 17 Agustus.

Silvia Andriani

Baca Juga

Sosok Dibalik Action Figure Black Myth Wukong, Berawal Hobi lalu Membuat Action Figure Skala 1:1, Kini Jadi Peluang Lapangan Kerja Baru

Sosok Dibalik Action Figure Black Myth Wukong, Berawal Hobi lalu Membuat Action Figure Skala 1:1, Kini Jadi Peluang Lapangan Kerja Baru

by Redaksi Seleb
4 April 2026

Di tengah tantangan lapangan kerja yang semakin kompetitif, sebuah peluang tak biasa muncul dari dunia kreatif berbasis teknologi. Pembuatan Action...

Kolaborasi Indonesia–Malaysia, PT CACS Bawa Standar Regional ke Industri Cleaning Service Nasional

Kolaborasi Indonesia–Malaysia, PT CACS Bawa Standar Regional ke Industri Cleaning Service Nasional

by Redaksi Seleb
3 April 2026

Jakarta — Kolaborasi lintas negara mulai mewarnai industri jasa kebersihan di Indonesia. PT CACS resmi memulai ekspansi bisnisnya dengan menggandeng...

Dari Gym ke Dancefloor: IFF 2026 Hadirkan Tren “Rave Fitness” yang Digandrungi Gen Z

Dari Gym ke Dancefloor: IFF 2026 Hadirkan Tren “Rave Fitness” yang Digandrungi Gen Z

by Redaksi Seleb
2 April 2026

Cara baru menikmati olahraga kini tak lagi identik dengan rutinitas monoton di gym. Lewat Indonesia Fit Festival (IFF) 2026, tren...

17 Prajurit Puspomal Naik Pangkat, Danpuspomal Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar

17 Prajurit Puspomal Naik Pangkat, Danpuspomal Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar

by Redaksi Seleb
1 April 2026

Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal), Harry Indarto, memimpin langsung upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat prajurit Puspomal...

Di Balik Layar Pemberitaan, Jurnalis Jakarta Terima Perhatian Lewat Aksi Sosial Ramadan

Di Balik Layar Pemberitaan, Jurnalis Jakarta Terima Perhatian Lewat Aksi Sosial Ramadan

by Redaksi Seleb
19 Maret 2026

Jakarta — Di tengah kesibukan meliput dan menyajikan informasi untuk publik, jurnalis jarang menjadi sorotan sebagai penerima bantuan sosial. Namun,...

Solidaritas Wartawan Menguat di Ramadan, Ketum PWI Pusat Apresiasi PWI Jaya Berbagi

Solidaritas Wartawan Menguat di Ramadan, Ketum PWI Pusat Apresiasi PWI Jaya Berbagi

by Redaksi Seleb
15 Maret 2026

JAKARTA — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menghadiri kegiatan sosial PWI Jaya Berbagi 2026 yang digelar...

Next Post
Peserta Miss Universe Indonesia Dihina Buduk Karena Stretch Mark

Peserta Miss Universe Indonesia Dihina Buduk Karena Stretch Mark

Discussion about this post

Recommended

Richard Lee dan Shella Saukia Dilaporkan Oleh Dokter Detektif

Richard Lee dan Shella Saukia Dilaporkan Oleh Dokter Detektif

1 tahun ago
Denada Menyesal, Impian Ibunda Emilia Contessa Belum Terwujud Sampai Akhir Hayatnya

Denada Menyesal, Impian Ibunda Emilia Contessa Belum Terwujud Sampai Akhir Hayatnya

1 tahun ago

Popular News

  • Gengsi yang Dibungkus Nada: Cara Amanda Caesa Menertawakan Cinta yang Tak Pernah Jadi

    Gengsi yang Dibungkus Nada: Cara Amanda Caesa Menertawakan Cinta yang Tak Pernah Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retak di Balik Harmoni: Thomas Ramdhan Buka Sisi Lain Perjalanan Panjangnya di Gigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Layar Dalam Sujudku, Vinessa Inez Jalani “Perjalanan Batin” Jadi Aisyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Happy Tos Gandeng Ji Chang Wook, Kampanye Edukasi Dikemas Lewat K-Pop Wave

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ketika Cinta Tak Perlu Dihitung: Pusakata & Haddad Alwi Tawarkan Sudut Pandang Anti-Transaksional”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Seleb
  • K-Pop
  • K-Drama
  • Musik
  • Film
  • Sehati
  • Ragam

© 2022 Selebtoday.com / Member of Asiatoday Network