JAKARTA – Peluncuran single perdana trio Asbun dimulai pada saat launching single Mayang beberapa waktu lalu.
Trio yang digawangi Mayang, Camelia, dan Irma mengaku Ketiganya terbentuk secara alami setelah sering bertemu saat manggung bersama.
“Awalnya ya cari uang bareng. Sering ketemu di panggung, nyanyi di acara yang sama. Dari situ akhirnya makin dekat,” ujar mereka saat ditemui usai manggung
Meski mengaku kerap saling menggoda hingga “ribut” di balik panggung, mereka justru menilai kebiasaan itu menjadi perekat hubungan.
“Kita suka bercanda, saling ledek. Chemistry-nya malah kebangun dari situ,” kata mereka sambil tertawa.
Penampilan manggung memang masih terbilang spontan. Mereka mengakui belum sempat menyiapkan konsep panggung secara matang. Namun ke depan, trio ini berjanji akan tampil lebih profesional dengan latihan rutin dan koreografi yang lebih rapi.
“Ini masih dadakan. Nanti kita latihan, bikin koreografi supaya penampilannya lebih kompak dan enggak berantakan,” ungkap mereka.
Optimisme juga terlihat dari target manggung yang dipatok cukup tinggi. Ketiganya berharap jadwal tampil akan terus terisi setiap akhir pekan.
“Semoga Jumat, Sabtu, Minggu penuh terus. Pokoknya selama belum hamil, kita jalan terus,” canda mereka, yang langsung disambut tawa para awak media.
Mereka pun mengakui bahwa nantinya kehamilan menjadi salah satu tantangan bagi grup, mengingat seluruh personel merupakan perempuan yang juga memiliki rencana berkeluarga.
“Kalau nanti hamil ya pasti cuti. Itu memang konsekuensi perempuan yang berkarier,” ujar salah satu dari Trio Asbun ini.
Soal tawaran manggung, trio ini menyebut seluruh jadwal telah ditangani oleh DMI selaku manajemen. Mereka mengimbau pihak yang ingin mengundang penampilan mereka agar menghubungi manajemen secara langsung yaitu Dody Sudrajat yang merupakan ayah dari Mayang lucyanana.
Dengan modal kekompakan, chemistry yang terbangun sejak lama, dan semangat untuk terus berkembang, Mayang, Camelia, dan Irma berharap single perdana mereka menjadi langkah awal untuk bersaing di industri musik dangdut Tanah Air. (Silvia Andriani)
















Discussion about this post